jump to navigation

Temu Muka Forum Umat Kristiani Indonesia dengan WCC Agustus 1, 2012

Posted by pgliijatim in Uncategorized.
trackback

PDFPrintE-mail

Written by Jac Wednesday, 04 July 2012 08:30

Rabu (27/6) jam 10 pagi berkumpul para pemimpin aras gereja nasional.

 

 

di kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Jalan Cikini II No. 10, Jakarta Pusat.

Rm. Edy Purwanto(KWI), Pdt. Gomar Gultom(PGI), Pdt. DR. Nus Reimas (PGLII), Pdt. Yerry Tawalujan, M.Th. (PGLII), Pdt. Dr. M.D. Wakkary (PGPI), Pdt. Robinson Nainggolan(PGPI), Major Ronald M. Saptenno (Bala Keselamatan), Pdt. Johny M. Santoso(PBI) dan sejumlah ketua-ketua dan staf-staf dari masing-masing aras, juga para pemimpin lembaga-lembaga kristiani yang hadir mendengarkan sharing bersama dari Rev. Dr. Olav Fykse Tveit – General Secretary dari World Council of Churches(WCC) dan Rev. Dr. Dong-Sung KIM (Asia Regional Relations – Solidarity & Diakonia juga dari WCC.

Pertemuan ini adalah salah satu tindak lanjut dari acara Global Christian Forum (GCF) yang sebelumnya telah dilaksanakan di Manado, 4-7 Oktober 2011 lalu. Setelah GCF, dibentuklah Indonesian Christian Forum (ICF) yang sementara ini dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Forum Umat Kristiani Indonesia. Deklarasi Forum Umat Kristiani Indonesia merupakan wujud peran serta umat Kristiani untuk kemajuan bangsa dan negara yang akan ditindaklanjuti dengan pelaksanaan kerja sama pelayanan.

Dalam tatap muka tersebut, Dr. Olav membagikan sekaligus mengajak bagaimana orang-orang Kristen di dunia menyatakan kesatuan iman dan tidak hanya berwacana, namun menyatakannya dengan cara yang baik. Pertemuan di Korea Selatan menunjukkan respon yang baik dari gereja-gereja di Korea Selatang tentang bagaimana orang Kristen bersatu dengan cara yang baik. Olav mengatakan, “Jika kita hendak bersatu, kita harus berelasi dengan lebih dalam antara satu dengan yang lain.” Ia juga mengutip ayat 1 Korintus 3:4, “Karena jika yang seorang berkata: ‘Aku dari golongan Paulus,’ dan yang lain berkata: ‘Aku dari golongan Apolos,’ bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?” Selanjutnya Olav menegaskan bagaimana setiap orang Kristen sebenarnya sedang memanggul salib sesuai dengan konteks mereka masing-masing. Nantinya dalam pertemuan WCC di Busan, Korea Selatan tahun 2013, diharapkan ada upaya untuk menemukan perspektif yang lebih luas tentang sesuatu yang baru bagi setiap orang Kristen agar bertumbuh dalam pengertian untuk saling terkoneksi. “Kita harus berkomitmen untuk mewujudkan perdamaian dan keadilan”, tambahnya. Sekjen WCC ini juga pernah ikut ibadah GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia di depan gedung Istana Negara, Jakarta tanggal 24 Juni lalu. Di sela-sela sharing-nya, pria asal Norwegia ini juga menyatakan bagaimana gereja-gereja dan negara-negara Barat perlu banyak belajar dari Indonesia soal kesatuan gereja. Salah satu caranya adalah dengan mendorong gereja-gereja di Indonesia agar hadir dalam 10 tahun WCC di Busan 30 Oktober – 8 November 2013 yang akan datang.

Pertemuan Forum Umat Kristiani Indonesia ini juga akan diintensifkan untuk mengarahkan bagaimana orang Kristen menyikapi Pemilu 2014, tidak anti politik, dan makin bergairah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Makin cairnya hubungan antar para pemimpin aras gereja nasional ini juga menjadi titik cerah bagi gereja-gereja di Indonesia untuk saling mendukung dalam menyatukan dan menyatakan iman Kristiani dalam berbagai aspek dengan cara-cara yang berkenan. (Jac)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: